Masalah Umum Printer

Mulai dari printer untuk kebutuhan rumah atau kantor, hingga printer format besar yang digunakan untuk berbagai pembuatan materi promosi, pasti pernah mengalami masalah tersendiri. Untuk yang terakhir, masalah pada proses pencetakan juga bisa memberikan dampak yang negatif, karena biasanya printer format besar berhubungan dengan klien.

Untuk memberikan Anda pemahaman tentang masalah apa saja yang bisa mengganggu kinerja printer Anda, maka artikel ini akan menjelaskan beberapa di antaranya.


Masalah paling umum di pencetakan


Source: Sticker You
Quickprint Blog: Berbagai Jenis Tinta

Kualitas warna

Konsumen tidak akan puas jika warna yang dicetak tidak sesuai dengan keinginan mereka di awal. Umumnya, ini terjadi ketika dokumen tidak dikonversi dari RGB ke CMYK. Kembali lagi ke dasar awal pencetakan, warna yang digunakan pada desain web berbeda dari desain yang ingin dicetak. Desain web menggunakan prinsip warna RGB (Red, Green and Blue) dan pencetakan fisik menggunakan prinsip warna CMYK (Cyan, Magenta, Yellow and Black). Karena CMYK bisa memproduksi warna yang terbatas, printer bisa menambahkan tinta Orange, Green and Violet (OGV) untuk menghasilkan warna keseluruhan yang lebih luas.


Resolusi cetak yang buruk

Ketika berbicara tentang menceetak dokumen dan gambar, penting juga untuk mempertimbangkan DPI, sebuah istilah yang mengacu kepada Dots Per Inch yang menghasilkan sebuah gambar cetak. Sementara Pixels Per Inch (atau juga disebut PPI), menjelaskan tentang pixels per inch di layar digital. Semakin tinggi DPI-nya, maka semakin tinggi pula kualitas gambar yang dihasilkan. Ketika berbicara tentang mencetak dokumen, maka ukuran 300 DPI adalah yang standar. Beberapa dokumen yang ingin dicetak tidak boleh kurang dari 150 DPI.


Source: Sticker You
Quickprint Blog: Ilustrasi Cara Kerja Printing

Keberlanjutan dan masa depan teknologi percetakan

Keberlanjutan adalah salah pertimbangan paling penting dari masa depan teknologi percetakan. 50 tahun lalu, tinta berbasis petroleum adalah salah satu tinta paling populer di pasaran karena bisa kering dengan cepat dan pernah sangat murah. Namun, tinta berbasis petroleum sangat beracun dan terkenal jahat untuk lingkungan, karena dibuat dari sumber daya tak terbarukan. Tinta berbasis petroleum juga menghasilkan Volatile Organic Compounds atau VOCs selama proses pengeringan. Produk konsumen dan komersial yang mengandung emisi VOC adalah penyumbang signifikan untuk polusi udara.


Untuk menghindari kesalahan 'sepele' seperti di atas, maka Anda harus memercayakan dokumen desain Anda kepada jasa pencetakan profesional dan pengalaman. Karena inilah, jangan ragu untuk menghubungi customer service kami.

9 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua